Hibur Ribuan Anak, Presiden Jokowi Jadi Pesulap Dadakan

356
ist

lontar.id – Presiden Joko Widodo menghibur ribuan anak sekolah dengan aksi sulap dalam peringatan Hari Anak Nasional (HAN) 2017, di Pekanbaru, Riau, Minggu (23/7/2017).

Jokowi didampingi Ibu Negara Iriana saat memperagakan beberapa aksi sulapnya, dan sukses menghibur ribuan anak SD yang hadir dalam acara tersebut.

Saat ditanya, Jokowi mengaku dia belajar sulap tersebut selama lima hari berturut-turut. Ilmu sulap itu diajarkan oleh anak bungsunya, Kaesang Pangarep.

“Saya belajar lima hari pagi siang malam untuk bisa bermain sulap untuk menghibur anak-anak. Ibu negara akan mendampingi saya untuk bermain sulap,” kata Jokowi mengawali aksi sulapanya.

Aksi sulap Jokowi yang pertama dipertontonkan yakni ‘Tongkat Ajaib’. Dimana tongkat berwarna hitam yang dipegang sang presiden tersebut bisa tiba-tiba mengeluarkan bunga.

Pada pertunjukan terakhir, Jokowi memainkan sebuah kantong kain berwarna merah. Setelah memastikan kosong, Jokowi kemudian meminta seorang bocah bernama Amin memasukkan tangan ke kantong. “Ayo… Ada gak isinya,” ujarnya.

Saat dikeluarkan, Amin mengangkat sebuah jam tangan dari dalam kantong. “Ya sudah, jam tangannya buat Dek Amin,” ujarnya. Sambil tersenyum lebar, bocah itu pun turun panggung dengan perasaan senang.

Kehadiran Jokowi pada Hari Anak Nasional sangat dinanti anak-anak pada puncak Hari Anak Nasional di Pekanbaru, Riau. Selain ingin bertemu sang presiden, mereka tentunya berharap ditunjuk naik ke atas panggung, menjawab pertanyaan presiden lalu mendapat sepeda.

Sejumlah Menteri Kabinet Kerja tampak hadir mendampingi Presiden dan Ibu Negara Iriana Jokowi di Hari Anak Nasional 2017.

Lantas di mana Pak Jokowi belajar sulap?

“Yang anu (ajar) Kaesang. Di-training Kaesang. Jadi saya dan Bu Jokowi ditraining selama 5 hari, setiap malam kalau pulang, malam jam 23.00, jam 24.00 ditraining, ditraining. Enggak tahu tadi bagus ndak? Bagus ya?” kata Jokowi tertawa saat ditemui wartawan.

Jokowi pun menanyakan apakah sulap yang dia dan Ibu Negara tampilkan itu bagus atau tidak. “Bagus tidak tadi sulapnya?” kata Jokowi.

Saat ditanya apa rahasia sulap tersebut, Jokowi enggan membeberkan. “Rahasia,” katanya.

Namun, di bagian akhir sulap tersebut Jokowi menduga aksinya itu sudah diketahui beberapa anak.

“Namanya bukan tukang sulap, kita kan bukan tukang sulap, nggak jago, baru 5 hari. Jadi kalau ketahuan sulapnya mohon maaf. Tadi anak-anak juga banyak yang nunjuk, itu pak kelihatan pak, udah ya cukup ya,” katanya.(*)