IYL-Cakka Berpasangan, Kemana RMS Berlabuh?

1824
IYL cakka berpasangan
RMS (kiri), IYL (tengah) dan Cakka (kanan) melakukan Salam Punggawa bersama di Rumah Kita.

Makassar, lontar.id – 29 Juli 2017 di Gedung Celebes Convention Center (CCC), Jalan Metro Tanjung, Kota Makassar, calon Gubernur Sulawesi Selatan, Ichsan Yasin Limpo (IYL), mengumumkan pasangannya untuk maju di Pilkada 2018 mendatang.

Di hadapan para pendukung, loyalis dan simpatisan yang memenuhi area gedung mulai dari luar sampai ke dalam ruangan, IYL menyebut nama Andi Mudzakkar atau yang akrab disapa Cakka, sebagai pendampingnya.

Cakka terpilih setelah melalui beberapa tahap proses penentuan pasangan IYL dilakukan. Mulai dari sembilan nama tokoh di Sulsel yang masuk radar penjaringan, mengerucut menjadi lima, hingga pada akhirnya tersisa dua nama, termasuk Bupati Sidrap, Rusdi Masse (RMS).

Setelah Andi Cakka yang saat ini menjabat sebagai Bupati Luwu terpilih jadi pasangan IYL yang juga mantan Bupati Gowa dua periode tersebut, ke mana RMS berlabuh?

Jelas saja, hanya RMS dan Tuhan yang tahu. Meski beberapa kali Ketua NasDem Sulsel itu menegaskan jika dirinya akan terus berada di barisan Punggawa, akronim Ichsan Yasin Limpo.

“Meskipun Pak Cakka yang terpilih saya tetap bersama Pak Ichsan, apapun resikonya. Kalau Pak Cakka yang jadi menemani Pak Ichsan, saya akan jadi ketua tim pemenangan,” begitu kata RMS saat menghadiri peresmian posko pemenangan IYL yang dinamai Rumah Kita, di Jalan Hertasning, beberapa waktu lalu.

Namun, setelah Ichsan YL, yang juga Ketua PMI Sulsel, mengumumkan pasangannya, RMS nampaknya semakin “liar”. Beberapa kali dia melakukan pertemuan dengan Ketua Golkar Sulsel, Nurdin Halid (NH), yang juga akan maju pada Pilgub Sulsel 2018 mendatang berpasangan dengan Azis Qahhar Mudzakkar.

Pertemuan keduanya pun seakan mengisyaratkan indikasi Partai NasDem bakal membangun koalisi dengan Partai Golkar pada pilkada serentak di 12 kabupaten/kota dan Pilgub Sulsel 2018 mendatang.

ist

RMS juga pernah melontarkan statement jika kemungkinan berpasangan dengan Bupati Bantaeng, Nurdin Abdullah (NA) yang juga akan ikut bersaing berebut kursi kosong satu Sulsel, bisa saja terjadi.

“Bisa saja terjadi NA dan saya karena memang politik saat ini masih sangat cair dan dinamis,” ujar RMS, usai melantik Andi Syahrir Kube Dauda sebagai Ketua NasDem Wajo, Sabtu (29/7/2017) lalu.

Pengamat sosial dan politik Universitas Hasanuddin, Prof Dr Tahir Kasnawi, pun menanggapi pernyataan RMS tersebiut. Beberapa waktu lalu Prof Tahir mengatakan, kedua figur itu (RMS-NA), memiliki kecocokan.

“Keduanya antara Pak NA dan RMS itu adalah kepala daerah sarat dengan prestasi. Wajar mereka oleh masyarakat dipaketkan untuk maju di pilgub Sulsel,” ujar Tahir.

ist

Gambar NA-RMS mulai bertebaran di Medsos.
Wacana duet Nurdin Abdullah (NA) dan Rusdi Masse (RMS) di Pilgub Sulsel 2018 mendatang, pun mendapat sambutan positif dari DPP NasDem.

Ketua DPP NasDem, Martin Manurung menyilakan RMS, yang juga Ketua DPW NasDem Sulsel, untuk melakukan penjajakan kepada Bupati Bantaeng tersebut.

“Bagi NasDem, sosok NA juga merupakan sosok yang menarik,” aku Martin.

Saat ini, kader NasDem se-Sulsel ramai-ramai mendorong RMS, yang juga Bupati Sidrap dua periode, itu untuk tetap maju di Pilgub Sulsel yang masih tersisah kurang lebih satu tahun lagi. Namun kita tunggu saja kejutan dari Rusdi Masse, tokoh pengentas kemiskinan!