Usai Pukul Polantas, Serda Wira Sinaga Diborgol Dalam Sel

185
Oknum TNI Pukul Polantas
foto/internet

LONTAR.id – Serda Nopriadi Wira Sinaga, oknum TNI yang bertugas di Korem 031 Wiba Bima, yang video mengamuknya dan memukul anggota Polantas Pekanbaru viral di media sosial (medsos), kini ditahan. Ia dijebloskan ke sel Detasemen Polisi Militer 1/3 Kodam I Bukit Barisan di Pekanbaru.

Komandan Korem Wiba Bima, Brigjen TNI Abdul Karim, bersama jajarannya meninjau langsung ke ruangan tahanan di Denpom Pekanbaru di Jl A Yani, Pekanbaru, tempat Serda Wira ditahan, Jumat (11/8/2017).

Serda Wira Sinaga nampak mengenakan baju kuning dengan kaki dan tangan diborgol di dalam sel tahanan. Dia sendirian di balik jeruji besi.

Baca juga: Viral, Video Oknum TNI Sok Jagoan Pukul Polantas di Jalanan

Brigjen Abdul Karim menegaskan bahwa anggota TNI yang melakukan tindakan melanggar ketentuan tetap harus ditindak tegas.”Benar, anggota kita ini telah memukul anggota Polantas sebagaimana video yang telah viral,” kata Brigjen Abdul Karim, dilansir dari detikcom.

Oknum TNI kasari Anggota Polantas di Riau.. #oknumTNI #polantasindonesia

A post shared by Info Sulsel (@info_sulsel) on

Orang nomor satu di jajaran TNI di Riau ini menyebutkan, anggotanya tersebut tetap akan menjalani proses hukum.

“Ya ini tetap akan kita proses. Benar, waktu kejadian anggota kita tidak menggunakan helm dan memukul anggota Polantas itu,” tutur Abdul Karim.

Serda Nopriadi Wira Sinaga / internet

Panglima TNI Jenderal Gatot Nurmantyo, ditemui wartawan di Kantor Kemendagri, Jalan Medan Merdeka Utara, Jakarta Pusat, juga membenarkan penahanan oknum TNI tersebut.

“Anggota tersebut sekarang sudah ditahan di Riau. Nanti kodam memberi penjelasan,” kata Panglima TNI Jenderal Gatot Nurmantyo.

Baca juga: Aksi Heroik Prajurit TNI Bantu Anak Sekolah Seberangi Sungai

Minta Maaf 

Sementara, Kapendam I/Bukit Barisan, Kolonel Edi Hartono, mengatakan, sebelum ditahan, Serda Wira Sinaga sudah meminta maaf kepada anggota polantas yang dipukulnya di Pekanbaru dan videonya kemudian jadi viral.

“Langkah awal, Serda WS bersama komandannya langsung mendatangi korban (polantas) dan menyampaikan permohonan maaf,” kata Kolonel Edi Hartono.

Serda Wira disebut memiliki gangguan kejiwaan. Dia pernah disidang militer karena tidak hadir tanpa izin (THTI) hingga bermasalah dengan polantas di Padang.(*)