Peringatan Keras Donald Trump kepada Kim Jong-un

2038
Donald Trump
Donald Trump/Internet

LONTAR.id – Pada hari Jumat (11/08/2017) Donald Trump melangkah lebih jauh, menjadikan krisis Korea Utara sebagai masalah pribadi antara dirinya dan Kim Jong-Un dengan memperingatkan bahwa pemimpin Korea Utara itu akan “benar-benar menyesali” perilaku bermusuhan yang ia tunjukkan pada wilayah Amerika dan sekutunya.

Peringatan tersebut muncul beberapa jam setelah tweet Donald Trump yang mengklaim bahwa opsi militer AS “siap digunakan” jika Pyongyang sewaktu-waktu “bertindak tidak bijaksana”.

Donald Trump
Tweet Donald Trump

Walaupun cuitan Trump mendapat respon negatif dari kanselir Jerman, Angela Markel, yang menganggap eskalasi retorik adalah “jawaban yang salah”, namun Trump tetap pada pendiriannya saat menjawab pertanyaan di New Jersey.

“Saya harap mereka benar-benar memahami makna dari apa yang saya katakan, dan apa yang saya katakan adalah apa yang saya maksud,” kata Trump. “Kata-kata itu sangat, sangat mudah untuk dimengerti,”

Ia kemudian mengeluarkan ultimatum untuk Kim Jong-un. “Orang ini tidak akan lolos dengan apa yang ia lakukan.” ujarnya. “Jika dia mengungkapkan satu ancaman secara terbuka – yang, omong-omong, sudah dia lakukan selama bertahun-tahun – atau jika dia melakukan sesuatu sehubungan dengan Guam atau tempat lain yang masih menjadi bagian wilayah AS dan sekutunya, dia akan benar-benar menyesalinya.”

Kendati pernyataan tegas presiden AS, tidak ada perubahan dalam penempatan AS di wilayah tersebut atau perubahan status waspada pasukan AS.

Menteri pertahanan AS, James Mattis, kepada wartawan di California mengatakan bahwa sebuah konflik di semenanjung Korea akan menjadi “bencana” dan menekankan bahwa diplomat AS harus berupaya menyelesaikan krisis tersebut.(*)