Danny Pomanto Rancang Inovasi Lorong Bebas TBC di Makassar

73
Danny Pomanto
Wali Kota Makassar, Moh. Ramdhan 'Danny' Pomanto, saat menghadiri launching program TemanKanker, di Anjngan Losari, Minggu (17/9/2017).(ist)

MAKASSAR, LONTAR.id – Melihat angka pengidap Tuberculosis atau penyakit TBC di dunia semakin meningkat, Pemerintah Kota (Pemkot) Makassar akan membuat inovasi, yaitu menghadirkan Lorong Bebas Tuberculosis yang akan disingkat BETI.

“Kami sangat konsen untuk hal mengenai kesehatan. Lorong BETI ini sangat penting dan merupakan inovasi terbaru bagi Kota Makassar,” ucap Wali Kota Makassar, Mohammad Ramdhan ‘Danny’ Pomanto, Senin kemarin.

Pembuatan Lorong BETI ini didukung langsung oleh Perhimpunan Dokter Paru Indonesia (PDPI). Wakil Sekretaris PDPI, Nurjannah Lihawa menegaskan medukungan penuh atas inovasi Wali Kota Makassar saat ini.

“Kami dukung penuh. Pasalnya, penyakit ini menular dan harus diberantas paling tidak meminimalisir penularannya. Kami juga akan bantu nanti dengan membentuk kelompok-kelompok sosialisasi mengenai TB yang akan dinamai oleh TB Care,” jelasnya.

Baca juga: Makassar Raih Adipura ASEAN, Danny toreh Sejarah Baru

Di dalam lorong BETI tersebut, akan ada nantinya sosialisasi mengenai TB dan juga akan ada cara pencegahan dan deteksi dini.

TB sendiri merupakan penyakit saluran nafas yang disebabkan oleh mycobacterium, yang berkembang biak di dalam bagian tubuh, di mana terdapat banyak aliran darah dan oksigen.

Baca juga: “Wali Kota Makassar Tak Kenal Siang dan Malam”

Infeksi bakteri ini biasanya menyebar melewati pembuluh darah dan kelenjar getah bening, tetapi secara utama menyerang paru-paru.

Olehnya itu, dengan adanya lorong BETI tersebut diharapkan bisa mengurangi dampak mengenai penyebaran penyakit TBC di Kota Makassar.(WA)