7 Ingatan Pendek di Otak Manusia Menurut Ilmuan

71
ingatan pendek
ilustrasi / net

Lontar.Id – Para peneliti, dengan menggunakan model komputer, mengungkapkan bagaimana otak manusia menangani tujuh ingatan jangka pendek yang terpisah dalam waktu bersamaan. Hasil penelitian ini dipublikasikan dalam jurnal Sciense (10/3/1995).

“Orang berpikir bahwa otak manusia mengolah sejumlah besar informasi secara bersamaan sepanjang saluran besar informasi secara bersamaan sepanjang saluran parallel, tetapi kenyataannya ingatan jangka pendek disimpan melalui sejumlah proses serial,” kata John Lisman, seorang biolog dari Universitas Brandeis.

Dalam jurnal Science Lisman dan koleganya menuliskan hasil penelitian mereka mengenai gelombang otak dan model Komputer ingatan jangka pendek, yang dalam waktu 20 detik terlupakan.

Para ilmuwan sudah lama mengetahui bahwa ingatan jangka pendek yang memerlukan sel saraf (neuron) dalam otak ditembakkan secara kontinu.

Mereka berpikir neuron meberikan sinyal pada neuron lainnya dengan menembak sel-sel it uterus-menerus. Namun Lisman menemukan bahwa data itu berada di satu tempat, dengan satu sub-sektor diaktifkan pada satuu waktu.

Lisman menyamakannya dengan penggunaan waktu secara bersamaan oleh satu berkas arsip. Lisman mencontohkan, jika data berupa nomor telpon tujuh angka, neuron akan menembak dan angka pertama akan masuk ke dalam folder untuk kurang lebih 0,30 detik.

Angka ini kemudian menjalani after-depolar-ization (ADP), sebuah proses biokimia yang pada dasarnya melayani sebagai kawasan bersama untuk sedikit ingatan, untuk selanjutnya pindah keluar dari file folder dan memberikan tempatnya pada angka kedua nomor telpon itu. Proses keseluruhan ini diulang terus menerus seumur ingatan jangka pendek itu.

“ADP sebentar mampu menahan ingatan jangka pendek sampai semua ingatan lainnya diolah,” kata Lisman kepada Reuter melalui telpon.

“Ingatan jangka pendek itu hilang kurang lebih 20 detik. Jika anda mencoba menyimpan ingatan dan kemudian tidak di ulang-ulang dalam otak, dalam waktu 20 detik akan terlupakan,” ujar Lisman.

Dua Jenis Gelombang

Menurut Lisman, gelombang otak yang berhubungan dengan ingatan terbagi dalam dua jenis gelombang yaitu osilasi gelombang tinggi dan rendah.

Satu frekuensi tinggi memotong satu frekuensi rendah menjadi tujuh sub kelompok yangm enjaga neuron ingatan jangka pendek menembak berulang-ulang. “Osilasi menolong mengorganisasi proses pemakaian waktu bersama itu, “kata lisman menambahkan.

Tujuh sub kelompok menyebabkan orang mampu mengingat kelompok data berjumlah tujuh, seperti nomor telpon dengan mudah, kendati tetap ada perbedaan satu orang dengan orang lainnya. Penemuan ini membuka jalan penelitian bidang ingatan dan memperluas kemungkinan ahli saraf dan psikolog bekerja sama.

“Penelitian ingatan unik karena masi menjadi misteri sehingga merangsang keingin tahuan banyak orang,” kunci Lisman.(*)