VIDEO: Bocah Perempuan Tenggelam di Hotel Clarion Makassar

6250
Budi Waseso
Kepala BNN RI, Komjen Budi Waseso, melayat ke rumah duka korban tenggelam di kolam renang Hotel Clarion Makassar / Whatsapp

MAKASSAR, LONTAR.id – Seorang bocah perempuan bernama Aliya Ramadhani alias Alena meninggal dunia akibat tenggelam di kolam renang Grand Clarion Hotel Makassar, Jalan AP Pettarani, Senin (2/10/2017). Kolam itu berada di lantai 6 hotel.

Korban baru berusia 4 tahun. Ia tinggal bermasa keluarganya di Jalan Tinumbu lorong 142 No. 69, Kota Makassar. Orangtuanya saat ini berada di Jakarta.

Menurut informasi, peristiwa nahas itu terjadi sekitar pukul 9.00 Wita. Saat itu korban sedang berenang bersama beberapa orang keluarganya, yang juga merupakan tamu hotel.

Namun diduga, korban yang berada di kolam untuk orang dewasa tersebut lepas dari pengawasan keluarganya. Tak ada yang memperhatikan. Begitu juga petugas life guard Hotel Grand Clarion.

Berikut videonya:

Marcom Manager Hotel Clarion Makassar, Ricwan Wahyudi, saat dikonfirmasi membenarkan peristiwa itu. Iapun menceritakan kronologisnya, saat dihubungi via telepon.

“Jadi pertama-tama kami menyampaikan duka yang dalam kepada keluarga korban. Betul kejadiannya di hotel kami. Korban bersama keluarganya dari Jakarta, mereka tamu hotel. Awalnya korban bersama sepupunya berenang. Dia di tangga, dan kemudian ditinggal, sehingga tidak ada yang melihat,” ujarnya.

Yudi sapaan akrabnya menuturkan bahwa pada dasarnya saat kejadin petugas life guard Clarion ada di lokasi kejadian. Namun, pihaknya tidak memperhatikan bocoh tersebut karena turun ke kolam bersama kakak sepupunya.

“Jadi petugas life guard kami ada dan melihat anak tersebut bersama kakak sepupunya yang sudah dewasa turun ke kolam. Petugas kami mengangap kalau sudah aman karena ada orang dewasa yang menemani. Petugas kami kemudian mengerjakan yang lain seperti merapikan handuk,” cerita Yudi.

Menurutnya, pihaknya baru sadar atas kejadian tersebut setelah ada tamu dari lantai 10 menelpon dan melaporkannya. Korban sempat dilarikan ke Rumah Sakit Faisal, namun nyawanya tak tertolong.

“Setelah ada telefon pihak kami ke lokasi. Kakak sepupunya sudah lebih dulu di kolam dan mengangkat anak tersebut lalu langsung dibawa ke rumah sakit. Korban meninggal di rumah sakit,” lanjutnya.

“Kejadiannya tidak lama, hanya kisaran 5 menit, kemungkinan dia (kakak sepupunya) tidak menyadari jika anak tersebut masih di kolam,” tambahnya.

Atas kejadian itu, Manajemen Hotel Grand Clarion Makassar menyampaikan duka yang mendalam atas meningggalnya bocah yang tengelam di kolam renang hotel yang beralamat di Jl Andi Pangerang Petta Rani Makassar, Sulawesi Selatan, tersebut.

“Kami menyampaikan duka yang dalam kepada keluarga korban dan tentu kami akan mengevaluasi kenerja life guard kami,” pungkas Yudi, mewakili seluruh pihak managemen Hotel Clarion.

Wahyudi mengungkapkan, ke depan manajemen hotel akan menambahkan life guard agar kejadian tersebut tidak terulang lagi.”Saat ini, petugas life guard Hotel Grand Clarion hanya berjumlah 3 orang. Kami akan tambah. Dan kami juga meminta agar orang tua lebih memperhatikan anak-anaknya jika sedang berenang di kolam,” tutupnya.(WA)