Sulsel Tuan Rumah Hari Kopi Internasional 2018

31
Hari Kopi
Ilustrasi / int

MAKASSAR, LONTAR.id – Dinas Perkebunan Sulawesi Selatan mencanangkan gerakan seribu kebaikan G1000G sebagai rangkaian HUT Sulsel ke-348 dengan mengusung tema “Kebun Produktif, Petani Sejahtera, Sulsel Jaya” di kantor Dinas Perkebunan Sulsel di Jalan Bawakaraeng, Rabu 11 Oktober.

Kepala Dinas Perkebunan Sulsel, Firdaus Hasan mengatakan gerakan ini adalah memiliki empat tujuan utama.”Tujuan mengakselarasi produksi dan mutu tanaman perkebunan, meningkatkan pendapatan petani perkebunan, pengembangan usaha perkebunan serta pencapaian target program Dinas Perkebunan Sulsel,” kata Firdaus.

Gerakan ini dirangkaikan dengan peringatan Hari Kopi Internasional yang jatuh pada tanggal 1 Oktober. Termasuk pameran eksebisi kopi spesial dan unggulan beberapa kabupaten juga terkait rencana Sulsel menjadi tuan rumah Hari Kopi Internasional, serta acara cupping kopi 1000 cups atau pembagian 1000 cangkir secara serentak di provinsi dan kabupaten.

Juga dilakukan pembagian bantuan berupa benih dan bibit kakao 360 ribu pohon, cengkeh 326 ribu pohon, pala 114 ribu pohon, lada 494 ribu pohon, tebu 107 hektar, kapas 6510 Kg, ternak kambing kerbau 150 ekor, dan benih jagung 22.500 Kg.

“Ada bantuan juga sarana alat dan mesin perkebunan 134 unit berupa traktor roda empat sebanyak 13 unit, traktor roda dua 16 unit, pompa air 83 unit, kultivator 11 unit, mesin rajang 11 unit, grab loader tebu tiga unit, bantuan sarana pupuk organik, pupuk NPK, pestisida dan obat-obatan untuk kegiatan rehabilitasi, perluasan dan intensifikasi tanaman rempah, alat mesin pasca panen berupa bantuan pulper dan huller, juga pengukur kadar air,” sebut Firdaus.

Firdaus menjelaskan bahwa masalah yang dihadapi oleh Dinas Perkebunan yakni rendahnya praktek pengelolaan pertanian. Masalah permodalan juga masih menjadi kendala bagi petani.

Firdaus menambahkan luas areal perkebunan di Sulsel bertambah di tahun 2016 dengan luas 688.737 hektar, yang terdiri dari perkebunan besar swasta dan perkebunan besar negara.

Pada acara ini juga diberikan penghargaan kepada Gubernur Sulsel dari Kementerian Pertanian RI sebagai atas komitmen dan dukungan untuk meningkatkan produksi kopi nasional

Sementara itu Gubernur Sulsel, Syahrul Yasin Limpo menyatakan G1000G bidang perkebunan ini sebagai bukti bahwa semua Uh bit kerja Pemprov Sulsel bekerja dan memberikan kontribusi untuk masyarakat.

“Hari ini kita bersama dengan harapan menumbuhkan seribu kelompok yang ada dan saya akan cek ini semua apakah sampai atau tidak. Jangan ada dusta diantara kita,” ujarnya.

Lebih jauh, mantan Bupati Gowa ini berharap Dinas perkebunan tidak kalah dengan dinas lain karena telah diberi alam yang luar biasa. Manfaatkan tanah yang bagus dan masyarakat yang baik dan pemerintah harus menjadi motor untuk memanfaatkan potensi tersebut.

“Saya katakan tidak ada yang tidak bisa, kita harus jadi provinsi terbaik. Kecuali kita tidak tahu memanfaatkan lahan,” pungkasnya.(WA)