Wartawan di Makassar Gelar Aksi Bakar Lilin

44
Aksi Bakar Lilin
Ikatan Jurnalis Televisi Indonesia (IJTI) Pengurus Daerah Sulawesi Selatan. IJTI Sulsel menggelar aksi bakar lilin tepat di depan Monumen Mandala, Jalan Jendral Sudirman, Kecamatan Ujung Pandang, Makassar, Rabu malam (11/10/2017).

MAKASSAR, LONTAR.id – Penganiayaan terhadap sejumlah wartawan oleh aparat kepolisian dan Satpol PP di Kabupaten Banyumas, Jawa Tengah beberapa waktu lalu mendapat protes keras dari berbagai lembaga pers.

Salah satunya Ikatan Jurnalis Televisi Indonesia (IJTI) Pengurus Daerah Sulawesi Selatan. IJTI Sulsel menggelar aksi bakar lilin tepat di depan Monumen Mandala, Jalan Jendral Sudirman, Kecamatan Ujung Pandang, Makassar, Rabu malam (11/10/2017).

Aksi solidaritas yang dilakukan tersebut sebagai bentuk kecaman dan menyesalkan tindakan kekerasan terhadap sejumlah wartawan yang dilakukan oleh aparat kepolisian maupun Satpol PP di Purwokerto, Banyumas, beberapa waktu lalu.

Baca juga: Aniaya Wartawan, 4 Oknum Polisi Terancam Dipecat

Ketua IJTI Sulsel, Huzaifah Kadir menandaskan, kekerasan yang kerap dilakukan oknum aparat terhadap wartawan yang sedang menjalankan tugas peliputan merupakan bentuk tindakan yang sangat kejam.

Menurutnya, banyak anggota polisi sepertinya tak paham bahwa tugas seorang jurnalis dilindungi Undang-Undang, sehingga kekerasan terhadap para buruh tinta yang sedang menjalankan tugasnya selalu saja terulang.

“IJTI Sulsel mengutuk dan mengecam keras aksi kekerasan yang menimpah sejumlah jurnalis di Purwokerto, Jawa Tengah. Kami sangat menyayangkan atas sikap oknum aparat yang sangat represif terhadap rekan-rekan wartawan,” tandas Huzaifah Kadir.

Tidak hanya itu, menurut pria yang akrab disapa Uchenk ini, kesepakatan antara dewan pers dengan aparat kepolisian agar polisi melindungi para jurnalis sepertinya tak terimplementasikan dengan baik.

“Masih banyak kasus kekerasan yang terjadi. Kami berharap dengan insiden yang ada ini, menjadi pembelajaran teman-teman jurnalis dan bagaimana dengan aparat ketika bertemu dengan jurnalis agar bisa membangun kemitraan yang lebih baik,” pungkasnya.

Di lokasi, aksi bakar lilin tersebut dihadiri sejumlah anggota Satpol PP Kota Makassar beserta aparat kepolisian dari Polrestabes Makassar dan beberapa wartawan se-Kota Makassar.

Aksi solidaritas ini juga dilakukan oleh IJTI di seluruh Indonesia. Pembakaran lilin pun dilakukan sebagai simbol dimana wartawan itu terus terang benderang dan menjaga profesi agar tidak terbentur sebuah kekerasan yang kerap terjadi terutama di Sulawesi Selatan.(WA)