SYL: Guru dan Kepala Sekolah Wajib Lemah Lembut

35
Gubernur Sulsel
Gubernur Sulsel, Syahrul Yasin Limpo.(ist)

MAKASSAR, LONTAR.id – Gubernur Sulawesi Selatan, Syahrul Yasin Limpo (SYL), meminta kepada seluruh kepala sekolah dan guru di Sulsel, agar menjamin tidak ada lagi kekerasan yang terjadi di sekolah.

Hal itu ia ungkapkan saat melaunching Gerakan 1.000 Komitmen Menuju Sekolah Ramah Anak, yang digelar oleh Dinas Pemberdayaan Perlindungan Perempuan dan Anak (DPPPA) Sulsel, di Kantor Gubernur Sulsel, Rabu (25/10/2017).

“Setiap guru dan kepala sekolah wajib lebih lembut terhadap anak. Bupati dan dinas pendidikan terkait harus mengawasi dan perintahkan kepada sekolah, untuk lebih lembut kepada anak-anak, tidak ada lagi kata kasar apalagi kekerasan terhadap anak,” tegas SYL.

Sebab, lanjut SYL, anak-anak adalah masa depan bangsa yang harus dijaga, agar ke depan anak-anak tersebut tumbuh menjadi masa depan yang mampu mencerahkan.

“Selain itu kecerdasan bagi anak-anak tidak cukup menghadapi tantangan kehidupan besok. Akan tetapi dengan menghadirkan karakter anak yang kuat akan mampu menjawab tantangan tersebut,” ujar SYL.

Ia menambahkan, anak-anak juga harus mampu membangun solidaritas antar sesamanya, menjadi orang jujur, serta pantang menyerah dalam menggapai impiannya.

“Itu adalah bangunan yang makin dibutuhkan anak-anak untuk hari esok,” imbuhnya.

Semua itu, kata SYL, dapat tercipta di sekolah. Dengan catatan, guru dan kepala sekolah harus mampu membangun karakter kuat dalam diri anak-anak sebelum meninggalkan sekolah.(WA)