KPK Cekal Istri Novanto Tinggalkan Indonesia, Paspornya Ditarik

235
Istri Setya Novanto, Deisti Astriani Tagor / internet

LONTAR.id – Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) mencekal istri Setya Novanto, Deisti Astriani Tagor untuk bepergian meninggalkan Indonesian atau ke luar negeri selama 6 bulan.

“KPK telah mengirimkan surat ke (Ditjen) Imigrasi Kementerian Hukum dan HAM untuk pencegahan ke luar negeri terhadap Deisti Astriani Tagor dalam proses penyidikan e-KTP dengan tersangka ASS,” ucap Kabiro Humas KPK Febri Diansyah dilansir dari detikcom, Kamis (23/11/2017).

Deisti dicegah dalam statusnya sebagai saksi untuk tersangka Anang Sugiana Sudihardjo. “Jangka waktunya 6 bulan ke depan terhitung sejak 21 November 2017. Yang bersangkutan tidak boleh dulu tinggalkan Indonesia,” ucap Febri.

Peran Deisti juga tengah ditelisik KPK terkait saham di PT Mondialindo Graha Perdana dan PT Murakabi Sejahtera. Kedua perusahaan itu sempat muncul dalam persidangan Andi Agustinus alias Andi Narogong.

“Karena dibutuhkan keterangannya sebagai saksi dalam kasus e-KTP dan agar saat dibutuhkan keterangannya tidak sedang berada di luar negeri,” tutup Febri.

Sementara, Kepala Bagian Humas dan Umum Direktorat Jenderal Imigrasi Agung Sampurno membenarkan istri dari tersangka kasus korupsi proyek e-KTP Setya Novanto, Deisti Astriani Tagor, telah dicekal ke luar negeri.

Menurut dia, Imigrasi telah menerima surat perintah pencegahan bepergian ke luar negeri selama enam bulan ke depan dari Komisi Pemberantasan Korupsi atas nama Deisti Astriani Tagor.

“Tanggal 21 November ada surat perintah pencegahan dari KPK kepada istri Pak Setya Novanto agar tidak bepergian ke luar negeri kemudian untuk periode enam bulan ke depan terhitung mulai 21 November,” kata Agung di Pengadilan Tata Usaha Negara Jakarta, Kamis, 23 November 2017.

Menurutnya, Ditjen Imigrasi langsung memproses surat perintah pencegahan kepada istri Ketua DPR itu, dan telah masuk ke dalam data sistem Direktorat Imigrasi. Sehingga seluruh akses untuk Deisti bepergian ke luar negeri telah ditutup.

Tak hanya pencekalan, pihaknya juga akan menarik dokumen untuk bepergian ke luar negeri kepada Deisti. Sehingga istri Ketua Umum Golkar itu tidak bisa berkutik ke mana pun. “Termasuk paspor, nanti ada surat keputusan. Ada juga surat penarikan terhadap dokumen dari Imigrasi,” kata dia.

Deisti diketahui merupakan mantan Komisaris PT Mondialindo Graha Perdana. Dalam fakta persidangan terungkap jika PT Mondialindo Graha Perdana mempunyai saham di PT Murakabi Sejahtera.

PT Murakabi disebut terlibat dalam Tim Fatmawati yang terbagi dalam tiga tim lagi. Keponakan Novanto, Irvanto Hendra Pambudi Cahyo, merupakan mantan Dirut PT Murakabi Sejahtera.

PT Mondialindo juga berganti kepemilikan saham, mulai Irvanto Hendra Pambudi, Reza Herwindo (anak Setya Novanto), dan Deisti Astriani. Beberapa nama ini juga sudah pernah diperiksa oleh KPK.(*)