FILM MOLULO, 5 BESAR TOP MOVIE LINE TODAY

88

LONTAR.id – Memasuki pekan ke-4 bulan November 2017, Film Molulo Jodoh Tak Bisa Dipaksa garapan Irham Acho Bachtiar yang dihiasi oleh sejumlah stand up comedian nasional serta dibintangi artis Ketika Cinta Bertasbih asal Makassar  Andi Arsyil Rahman serta beberapa start up lokal baik Makassar dan kendari ini masih bertahan dalam 5 besar Top Movie yang dirilis oleh media online today.line.me.

Hasil pantauan kami, di beberapa bioskop jaringan 21 yang ada di Makassar masih nampak antrian ramai penggemar dan penonton film ini. Fenomena seperti ini mengingatkan kita akan kerinduan penggemar film-film khas Makassar seperti “uang Panai” dan “Silariang” beberapa waktu lalu. Namun Film Molulo Jodoh Tak Bisa Dipaksa ini layak diberi apresiasi tersendiri karena sejak rilis tayang 2 November 2017 lalu, setiap pekan  berbarengan dengan pemutaran film-film box office Hollywood seperti Thor, Jigsaw, bahkan terakhir Justice League, namun tetap ramai dan mendapat tempat dihati penonton.

Pencapaian yang telah dicapai hingga kini menempatkan Film Molulo tetap bertengger pada sejumlah bioskop hingga kini, seperti Studio XXI Mari, Panakukkang 21 dan M’Tos XXI begitu pula di Hollywood Kendari, cinemaXX Lippo Plaza Kendari, CinemaXX Lippo Plaza Bau-bau, serta Platinum Palopo. Bagi yang belum nonton keseruan dan ingin memperoleh hiburan segar menyegarkan, segera nonton filmnya, sebelum keburu layarnya tergantikan film-film Hollywood lainnya. Susunan 5 Besar Top Movie hingga pekan ini (26 Nopember 2017) : Justice League, Jigsaw, Naura & Genk Juara, Marlina si Pembunuh Dalam Empat Babak, Molulo Jodoh Tak Bisa Dipaksa.

MOLULO,  JODOH TAK BISA DIPAKSA

Genre: Komedi Romantik
Pemain: Andi Arsyil Rahman, Muhadkly Acho, Musdalifah Basri, Arlita Renggiana, Dodi Mahuze, Arham Kendari, Alli Murdani, Zakaribo, Abdurrahman Shaleh, Luthfi Sato, Ince Syahrul Anam, Arnold Shisam, Ria Luthfi, Naya Bachmid, Nato Beko, Rita Papua
Sutradara: Irham Acho Bahtiar
Durasi: 115 Menit

Sinopsis:
Di Makassar, Tiar dijodohkan dengan sepupunya sendiri, Musdalifah, demi bisnis. Tiar menolak dijodohkan, sementara Musdalifah sangat berharap. Tiar bertemu Ros, wanita dari Kendari yang menarik perhatiannya. Di hari lamarannya, Tiar kabur ke Kendari bersama sahabatnya, Dodi. Ternyata Ros tidak mudah diajak berbicara. Tiar terpaksa harus berlatih tarian Molulo untuk bisa mendekati Ros di sebuah pesta. Terinspirasi kisah nyata yang pernah terjadi di tahun 1972, sebuah romantika antara dua pasangan berlainan budaya, yakni Makassar dan Kendari.

Tahukah Kamu?
Menandai kembalinya aktor Andi Arsyil Rahman berperan di film layar lebar setelah dua bagian film ‘Ketika Cinta Bertasbih’ (2009). Ia juga tercatat sebagai salah satu penulis cerita film ‘Molulo’. Selain itu Sutradara Irham Acho bachtiar lewat Film inin mendapat Penghargaan dari kapolda Sultra selaku sineas yang mengangkat budaya daerah. Dimana hari pertama penayangannya di Kendari seluruh jajaran pemerintahan termasuk Gubernur menyempatkan diri untuk nonton bareng.

SHARE

Sekretaris Kritikus Film Indonesia – Sulsel, Ketua Aktor Timur Indonesia, Ketua Amanat Keadilan Rakyat Indonesia (ALIRI)