Siswa Pelayaran Penghina Polisi di Facebook Diringkus

215
Akun pelaku penghina Polisi di Facebook.
MAKASSAR, LONTAR.id – Jempolmu Harimaumu. Mungkin kata-kata itulah yang pantas dialamatkan kepada Febri, pemuda berumur 22 tahun, warga Kecamatan Lamasi, Kabupaten Luwu, Sulawesi Selatan.

Siswa SMK Pelayaran Samudra Nusantara Utama di Kota Palopo ini terpaksa harus berurusan dengan hukum lantaran menghina institusi Kepolisian Republik Indonesia (Polri) melalui media sosial (medsos) Facebook.

Febri diringkus aparat Tim Khusus (Timsus) Ditreskrimum Polda Sulsel, Rabu (1/18/2018) sekira pukul 01.20 Wita dini hari di rumah kontrakannya di Kecamatan Barombong, Kabupaten Gowa.

Febri saat ditangkap

Menurut Kabid Humas Polda Sulsel, Kombes Polisi Dicky Sondani, Febri ditangkap lantaran dianggap menyebarkan ujaran kebencian atau hate speech yang menghina institusi kepolisian.

“Yang bersangkutan ditangkap setelah mengunggah status di akun facebooknya dengan nama FEBRI PUTRA RURU. Unggahannya pada 13 Januari 2018 lalu itu telah menghina institusi Polri,” ujar Kombes Pol Dicky, Kamis (18/1/2018).

Dicky menambahkan, penangkapan terhadap pelaku penyebar ujaran kebencian tersebut berawal saat Timsus Ditreskrim Polda Sulsel yang dipimpin IPDA Artenenius, melakukan penyelidkan terkait keberadaan pelaku.

“Setelah diselidiki, timsus mendapat informasi jika yang bersangkutan sedang berada di Kabupaten Gowa, dan langsung dilakukan pengembanagn disertai penangkapan,” ucapnya.

Motiv Pelaku menghina Polisi