Ditangkap, 7 Driver Grab ‘Tuyul’ Terancam 12 Tahun Penjara

370
Polda Sulsel merilis hasil pengungkapan Kasus Pembobolan sistem perusahaan Grab .
 MAKASSAR, LONTAR.id – Unit Cybercrime Direktorat Reserse Kriminal Khusus (Ditreskrimsus) Polda Sulsel menangkap komplotan pembobol sistem elektronik Perusahaan Grab, di Kota Makassar.

Tujuh orang yang terdaftar sebagai driver atau sopir angkutan taksi online di Perusahaan Grab diringkus aparat polisi di salah satu rumah kost, Jalan Toddopuli, Kecamatan Panakkukang, Makassar, pada Sabtu (20/1/2018).

Kepala Bidang Hubungan Masyarakat (Kabid Humas) Polda Sulsel, Komisaris BEsar Polisi (Kombes Pol) Dicky Sondani, dalam keterangan pers-nya di Mapolda Sulsel, Senin (22/1/2018) mengungkapkan modusnya.

Kombes Dicky menjelaskan, para pelaku awalnya mendaftar sebagai pengemudi Grab secara online. Setelah memeiliki akun Grab, komplotan ini menjalankan aktivitanya secara fiktiv dengan cara mencurangi system elektronik aplikasi pengemudi Grab. menggunakan aplikasi android.

“Jadi saat menjalankan aplikasi yang sudah dipasang, posisi keberadaan serta pergerakan GPS pengemudi dapat diatur bergerak sesuai kehendak pelaku. Jadi seola-ola ada penumpang memesan Grab lalu diantar, padahal tidak ada atau fiktif. Mereka menyebutnya tuyul,” ungkap Dicky.

Mereka yang ditangkap polisi masing-masing berinisial IGA (31), AQM (25), RJ (25), HR (21), KFP (24), TR (24) dan TB (25). Semua pelaku terdaftar sebagai pengemudi Grab, namun saat beroperasi mereka menggunakan penumpang fiktif agar mencapai target.

Manipulasi Pendeteksi Lokasi