Wawali Kota Bontang Pelajari Pengelolaan Aplikasi Smart City Makassar

25
ist

MAKASSAR, LONTAR.id – Wakil Walikota Bontang, Provinsi Kalimantan Timur, Basri Race M. AP, didampingi Asisten l Drs M Bahri, beserta rombongan Pemkot Bontang melaksanakan kunjungan kerja ke Pemerintah Kota Makassar.

Rombongan Wakil walikota Bontang disambut staf ahli Pemerintah kota Makassar Bidang Pembangunan dan Ekonomi, Taufik Rahman, Kepala Bidang Pengembangan Informasi Aplikasi dan Telematika Diskominfo Kota Makassar, Denny Hidayat, bertempat di ruang kerja Walikota Makassar, Jumat (2/2/2018).

Pertemuan antara kedua pejabat daerah ini membahas mengenai pengembangan dan pengelolaan Comand Room, di Kota Bontang yang saat ini masih mempunyai beberapa kekurangan khususnya integrasi dengan beberapa instansi terkait.

Menurut Wakil Walikota Bontang, Basri Race, saat ini aplikasi Smart City yang dimiliki Kota Bontang belum sepenuhnya terintegrasi dengan beberapa instansi terkait. Tak seperti yang dimiliki War Room Pemkot Makassar.

“Untuk itu kita lakukan kunjungan kerja dalam rangka melihat bagaimana sistem pengelolaan war room di Pemkot Makassar, kita ingin melihat pengintegrasian dengan beberapa instansi terkait penerapan aplikasi yang berbasis android,” ucapnya.

Sementar, Kepala Bidang Pengembangan Informasi Aplikasi dan Telematika Diskominfo Kota Makassar, Denny Hidayat menjelaskan, Pemerintah Kota Makassar saat ini telah melakukan berbagai inovasi sistem aplikasi berbasis android untuk memantau kondisi kota. Seperti Smart RT/ RW, Home Care, Dottoro’ta dan Patroli Jaga Kota yang semuanya terintegrasi di Command Center.

“Ini memberi kemudahan bagi pemerintah dalam memantau situasi kondisi Kota Makassar serta memberikan pelayanan cepat bagi warganya, baik ditingkat kecamatan, kelurahan hingga RW RT. Begitu pula dari kontrol kebersihan, keamanan dan pelayanan kesehatan bisa langsung di quick respont melalui layanan kontak 112 (Bebas Pulsa) di War room lantai 10 menara Balaikota,” jelas Denny Hidayat.

Saat Asisten l Kota Bontang bertanya tentang regulasi kerja sama dengan pihak-pihak terkait mengenai pelaksanaan Program Smart City, staf ahli Bidang Ekonomi dan Pembangunan H. Taufik Rahman menjelaskan bahwa semua kerjasama dengan pihak mencakup program smart city pemerintah kota Makassar telah dituangkan dan ditetapkan dalam bentuk Peraturan Walikota.(Wandy)