Rajin Makan Sayur Bisa Cegah Depresi

10
foto internet

LONTAR.id – Depresi bisa menghinggapi siapa saja. Namun sebenarnya ada cara mudah untuk mencegah munculnya risiko gangguan mental ini, yaitu makan sehat.

Hal ini dibuktikan tim peneliti dari Rush University, Chicago setelah menganalisis pola makan 964 orang dengan usia rerata 81 tahun.

Peneliti sengaja melihat bagaimana dampak pola makan yang disebut dengan diet DASH (Diet Intervention for Neurodegenerative Delay) terhadap mental seseorang. Pola makan ini menganjurkan agar setiap orang mengonsumsi sayuan, buah-buahan, kacang-kacangan, ikan, lean meat dan gandum utuh, termasuk mengurangi asupan makanan olahan, minuman berpemanis buatan dan daging merah.

Pengamatan dilakukan setiap bulan selama 6,5 tahun. Setiap partisipan juga dipantau apakah mengalami gejala depresi seperti merasa hopeless akan masa depannya, sering merasa sedih atau terganggu, dan lama-kelamaan mereka kehilangan minat pada hal-hal yang sebelumnya terasa menyenangkan bagi mereka, dan susah tidur.

Ternyata dalam kurun 6,5 tahun, mereka yang mengadaptasi pola makan ini memperlihatkan penurunan risiko depresi mencapai 11 persen. Ini berlaku sebaliknya bagi partisipan yang terbiasa makan makanan ala Barat seperti makanan olahan.

Hal ini sesuai dengan temuan riset sebelumnya yang mengungkapkan bahwa mengonsumsi makanan yang masih segar akan menaikkan mood seseorang, membuat mereka semakin berenergi dan membantu mereka berpikir jernih.

Peneliti pun sampai pada kesimpulan bahwa dengan membuat perubahan sederhana dalam gaya hidup bisa jadi cara mudah untuk mengurangi risiko depresi, ketimbang harus minum obat untuk mengendalikan gejalanya.

“Studi-studi lanjutan masih diperlukan untuk memastikan hasil ini dan lebih lanjut untuk menentukan komponen terbaik dari diet DASH yang bisa mencegah depresi di kemudian hari, serta menjaga agar otak setiap orang tetap sehat,” kata peneliti, Dr Lauren Cherial seperti dilaporkan Medical News Today.(sumber: Detikhealth)