63 Juta Nomor HP belum Teregistrasi, Siap-siap Diblokir

Kartu SIM Prabayar
ilustrasi / int

LONTAR.id – Kamis (1/3/2018) mulai dilakukan pemblokiran SIM card ponsel prabayar yang belum melakukan registrasi ulang. Pemblokiran dilakukan secara bertahap.

Kementerian Komunikasi dan Informatika (Kemenkominfo) mencatat saat ini jumlah kartu ponsel prabayar yang sudah melakukan registrasi ulang mencapai 313 juta kartu. Bertambah dari batas akhir registrasi ulang pada 28 Februari 2018, yaitu sebanyak 305 juta kartu.

“Per jam 7 pagi hari ini sudah melampaui 313 juta kartu,” ujar Plt Kepala Biro Humas Kementerian Kementerian Komunikasi dan Informatika (Kominfo) Noor Iza, dilansir dari CNBC Indonesia, Kamis (1/3/2018).

Menurutnya, jumlah pengguna nomor HP yang akan melakukan registrasi ulang kartu prabayar diperkirakan akan terus bertambah, mengingat menurut data Kemenkominfo jumlah pelanggan kartu prabayar di Indonesia saat ini tercatat sebanyak 376 juta. Diperkirakan masih ada 63 juta pengguna kartu prabayar belum meregistrasi ulang.

Baca juga: Segera Registrasi Ulang Kartu SIM Prabayar Anda!

Pada masa pemblokiran bertahap mulai hari ini hingga akhir Maret mendatang, pengguna kartu prabayar yang belum melakukan registrasi ulang tidak dapat menerima dan melakukan panggilan maupun pesan singkat atau (SMS).

Namun, pengguna masih tetap bisa melakukan registrasi ulang melalui pesan singkat (SMS) ke 4444.

Selanjutnya, jika masih belum melakukan registrasi kartu prabayar hingga akhir Maret , maka akan dilakukan pemblokiran terhadap layanan internet pengguna kartu prabayar. Pengguna hanya bisa melakukan registrasi kartu melalui gerai masing-masing provider.(*)