Abu Tours Gunakan Uang Jemaah untuk Investasi Lain

459
Abu Tours
Gedung Abutours-Abucorp di Jalan Kakatua Kota Makassar, Sulawesi Selatan.(INT)

MAKASSAR, LONTAR.id – Kasus dugaan penipuan yang ilakukan perusahaan travel perjalanan haji dan umrah Abu Tours masih terus diusut Kepolisian Daerah (Polda) Sulawesi Selatan. Saat ini pelapor yang meruapakan calon jemaah dari Abu Tours mencapai 412 orang.

Kepala Bidang Hubungan Masyarakat (Kabid Humas) Polda Sulsel, Kombes Pol Dicky Sondani, mengungkapkan, sejauh ini penyidik Direktorat Reserse Kriminal Khusus (Ditreskrimsus), masih melakukan penyelidikan. Sebanyak 18 orang sudah diperiksa sebagai saksi.

“Yang diperiksa itu ada kurang lebih 5 orang direktur, ada karyawan dan agen-agen. Sejauh ini sudah 412 laporan yang kami terima dan kemungkinan akan terus bertambah,” ungkap Kombes Dicky, saat ditemui di Mako Polrestabes Makassar, Senin (5/3/2018).

Lebih jauh Dicky mengatakan, dari hasil pemeriksaan saksi-saksi, terungkap bahwa kondisi perushaan Abu Tours saat ini sedang dalam krisis keuangan.

Kombes Dicky Sondani

“Jadi Abu Tours sekarang tidak punya uang untuk memberangkatkan 16 ribu lebih jemaah-nya. Itu baru yang di Sulsel belum yang di luar Sulsel. Baru seribu yang sudah diberangkatkan,” jelasnya.

Menurutnya, uang jemaah yang belum diberangkatkan tersebut digunakan untuk investasi lainnya. Hanya saja Dicky mengaku belum tahu investasinya seperti apa.

“Uang yang kurang lebih Rp200 Miliar milik dari jemaah digunakan Abu Tours untuk investasi lain. Itu yang sedang diselidiki penyidik. Jadi kasus Abu Tours ini sudah layak naik ke penyidikan. Mungkin tinggal menunggu waktu saja penetapan tersangkanya,” ujar perwira polisi berpangkat tiga bunga melati ini.

Dicky menambahkan, saat ini Badan Reserse Kriminal (Bareskrim) Mabes Polri ikut turun tangan menangani kasus dugaan penipuan yang dilakukan Abu Tours.

“Karena melibatkan beberapa Polda, makanya Mabes turun tangan untuk memberikan arahan dalam penangan kasus ini. Kemungkinan penanganannya dipusatkan di Polda Sulsel,” kata Dicky menambahkan.(Wandi)