Listrik Sekretariat-nya Dicabut, Kelompok Mahasiswa di Makassar Demoi PLN

21
Aktivis GAM demo di depan Kantor PLN Sulsel, di Jalan Hertasning / int

MAKASSAR, LONTAR.id – Sekelompok mahasiswa berjumlah belasan orang yang tergabung dalam Gerakan Aktivis Mahasiswa (GAM) melakukan aksi unjuk rasa di depan Kantor PLN Persero Wilayah Sulselrabar, Jalan Letjen Hertasning, Makassar, Sulsel, Kamis (15/03/2018) siang.

Mereka berorasi dan juga membakar ban bekas hingga mengakibatkan kemacetan. Aksi kelompok mahasiswa ini sebagai bentuk protes terhadap pihak PLN yang dituding melakukan pencabutan listrik di sekretariat mereka di Jl Tamalate 8, Stapak 2 No.76, Kelurahan Gunung Sari, Kecamatan Rappocini, Makassar.

“Pihak PLN telah menzolimi rakyat dengan melakukan pencabutan listrik secara sepihak. Siang tadi listrik di Sekret GAM kami diputus tanpa ada penyuratan pemberitahuan oleh pihak PLN sebelumnya,” ujar Panglima GAM, Gosel.

Pihaknya juga meminta agar ada solusi dari pihak PLN terkait pemutusan listrik di sekretariat mereka.

“Apabila tidak ada solusi dari pihak PLN maka kami akan melakukan aksi sampai malam nanti dengan mendatangkan massa yang lebih banyak,” ancamnya.

Sementara, Humas PLN Sulelrabar, Eko Wahyu Prasongko, saat ditemui di Media Center mengatakan bahwa sejak bulan Oktober sampai Desember, tagihan listrik Sekretariat GAM tersebut sudah nunggak. Sehingga, petugas PLN Rayon Pankukang mencabut listrik di sekretariat itu.

“Info dari Rayon Panakukang, sekret mereka sering didatangi tapi slalu kosong dan ada pemberitahuan sebelumnya, sedangkan untuk solusinya yakni harus dipasang baru lagi,” jelasnya Eko.(*)