Uang Jemaah Abu Tours Dipakai Beli Lamborghini

245
Kombes Dicky Sondani

MAKASSAR, LONTAR.id – Direktorat Reserse Kriminal Khusus (Ditreskrimsus) Polda Sulsel terus mendalami kasus dugaan penipuan yang dilakukan perusahaan travel perjalanan haji dan umrah, Abu Tours.

Kini, penyidik sedang menelurusi kemana dana jemaah Abu Tours sebesar Rp1 Triliun lebih yang sudah habis, sehingga puluhan ribu orang Muslim jemaah Abu Tours tak bisa berangkat untuk menunaikan ibadah haji dan umrah.

Kepala Bidang Hubungan Masyarakat (Kabid Humas) Polda Sulsel, Kombes Pol Dicky Sondani, mengungkapkan, uang jemaah Abu Tours yang sudah disetorkan, sudah habis.

“Sudah habis uangnya, diinvestasikan ke tempat lain selain Abu Tours. Jadi dipakai untuk modali usaha lain,” kata Kombes Pol Dicky, Rabu (21/3/2018).

Lebih jauh Dicky menambahkan, parahnya lagi, uang jemaah yang harusnya untuk memberangkatkan umrah, malah dikanakan untuk membeli sejumlah mobil mewah jenis Lamborgini dan motor gede.

“Sedang ditelusuri uangnya jemaah kemana. Ada yang dipakai beli mobil mewah kayak Lamborgini dan motor gede,” jelasnya.

Polda Sulsel sendiri telah membentuk Tim Audit Investigas untuk mencari uang Rp1 Triliun milik jemaah Abu Tours. Namun begitu, polisi hingga kini belum menetapkan satu pun tersangka dalam kasus ini.

Dicky beberapa waktu lalu mengatakan, saat ini Badan Reserse Kriminal (Bareskrim) Mabes Polri ikut turun tangan menangani kasus dugaan penipuan yang dilakukan Abu Tours.

“Karena melibatkan beberapa Polda, makanya Mabes turun tangan untuk memberikan arahan dalam penangan kasus ini. Kemungkinan penanganannya dipusatkan di Polda Sulsel,” kata Dicky.(Wandi)