1 Mei, SIM Card yang Belum Teregistrasi Langsung Diblokir

16
Kartu SIM Prabayar
ilustrasi / int

LONTAR.id – Kementerian Komunikasi dan Informatika (Kominfo) kembali menegaskan soal batas akhir registrasi SIM card prabayar. 30 April ini merupakan batas akhir dari registrasi ulang. Jika sampai 1 Mei belum meregistrasi, nomor Anda resmi tidak bisa digunakan kembali.

Sebelumnya, Kominfo mengatakan jika 30 April ini merupakan batas akhir pemblokiran layanan, mulai dari telepon, SMS, sampai mengakses internet. Hanya saja, tanggal tersebut bukan merupakan batas akhir registrasi, karena pelanggan masih bisa melakukan pendaftaran nomor selama SIM card masih aktif.

“Tanggal 1 Mei itu batas akhir untuk seluruh layanan, baik SMS, voice, maupun data. Maka itu, nanti pada pukul 00.00 WIB, bila nomor itu tidak diregistrasi, maka akan hangus,” ujar Dirjen Penyelenggara Pos dan Informatika (PPI) Kementerian Kominfo Ahmad M. Ramli di Gedung Kementerian Kominfo, Jakarta, Senin (30/4/2018).

Dengan demikian, kata Ramli, memasuki 1 Mei besok, pelanggan hanya bisa melakukan registrasi SIM card yang baru, bukan nomor sebelumnya yang tidak diregistrasi dengan divalidasi Nomor Induk Kependudukan (NIK) dan nomor Kartu Keluarga (KK).

“Ini adalah rapat kita dengan Menteri (Kominfo), BRTI (Badan Regulasi Telekomunikasi Indonesia (BRTI), yang intinya bahwa kita sudah memberikan waktu panjang dari Oktober sampai Mei ini. Maka, nomor yang tidak registrasi sampai 1 Mei, itu tidak bisa diregistrasi ulang lagi,” paparnya.

Keputusan terbaru ini, Ramli mengakui bahwa pihaknya telah menyampaikan kepada para operator seluler agar mengimbau kepada pelanggannya agar melakukan registrasi ulang pada hari ini juga.

“Kita sudah minta operator, untuk tidak melayani nomor yang sudah terblokir,” ucapnya.(*)