Tim Hukum DIAmi Hadirkan Dua Saksi Ahli Sengketa Pemilu

10
Pasangan nomor urut 2, Danny- Indira / internet

MAKASSAR, LONTAR.id – Pasangan Calon Wali Kota dan Wakil Wali Kota Makassar yang didiskualifikasi oleh KPU, Moh Ramdhan “Danny” Pomanto – Indira Mulyasari Paramastuti (DIAmi) terus berupaya agar bisa kembali menjadi konterstan Pilwalkot Makassar 2018 dengan menempuh beberapa jalur hukum.

Tim Hukum Danny Pomanto yang berstatus petahana tersebut akan menghadirkan dua saksi ahli dari Jakarta dalam sidang lanjutan musyawarah sengketa Pilwalkot Makassar, Minggu besok (6/5/2018).

Mereka adalah Refly Harun dan Margarito Kamis. Keduanya diketahui pakar hukum tata negara.

“Insyaallah ada beberapa saksi yang akan kita hadirkan. Kemungkinan besar ada empat, dua diantaranya adalah Refly Harun kemudian Margarito Kamis. Duanya lagi belum konfirmasi ke kami,” tutur Kuasa Hukum DIAmi, Guntoro, kepada wartawan, di Sekretariat Panwaslu Makassar, Jalan Anggrek Raya, Makassar, Sabtu (5/5/2018).

Menurut Guntoro, alasan Tim Hukum DIAmi menghadirkan keduanya karena mereka dianggap memiliki keilmuan yang mumpuni terkait sengketa pemilu.

“Pak Refly dan Pak Margarito kita sudah tahu semua kualitas keilmuan mereka. Nanti keterangan ahli beliau akan menjadi rekomendasi atau catatan bagi Panwaslu untuk mengeluarkan keputusan nantinya. Pertimbangan-pertimbangan keilmuan beliau sudah mumpuni sehingga tidak perlu diragukan lagi,” tutupnya.

Sekedar diketahui, Sabtu siang tadi (5/5/2018) musyawarah sengketa Pilwalkot Makassar dilanjutkan dengan agenda pembacaan tanggapan termohon, dalam hal ini KPU Makassar.

Panwaslu Makassar sendiri mengagendakan kembali musyawarah lanjutan sengketa Pilwalkot Makassar pada Minggu siang (6/5/2018) dengan agenda menghadirkan saksi ahli dan bukti tambahan.(*)