Satu Anggota Densus 88 Masih Disandera Napi Teroris

25
sumber foto: detikcom

LONATR.id – Satu polisi masih disandera oleh napi teroris di Mako Brimob, Depok. Korban yang disandera dari satuan Densus 88 Antiteror Mabes Polri.

“Yang disandera satu, yaitu Brigadir Kepala Iwan Sarjana dari Densus 88 Antiteror,” kata Kadiv Humas Polri Irjen Setyo Wasisto, Rabu (9/5/2018).

“Kita berharap masih baik-baik saja. Moga-moga segera kita bisa lakukan negosiasi dengan mereka,” paparnya.

Setyo menyebut negosiasi masih berlangsung. Para napi menyampaikan sejumlah tuntutan, tapi dia mengaku belum bisa menyampaikan apa yang jadi tuntutan para napi teroris ini.

Setyo dalam kesempatan itu juga meminta masyarakat tidak gelisah atau takut. Dia menegaskan polisi sudah bisa mengatasi situasi di lapangan. Polri juga memohon masyarakat ikut mendoakan agar sandera bisa dibebaskan.

Identitas 6 Korban Tewas

Ada enam kantung jenazah yang telah dibawa dari Mako Brimob Kelapa Dua ke RS Polri Kramat Jati. Keenam jenazah itu adalah 5 anggota Densus 88 dan 1 napi terorisme.

Keenamnya tewas setelah terlibat kericuhan pada Selasa (8/5/2018) malam. Lima anggota Densus 88 yang tewas diketahui juga sempat disandera oleh napi teroris.

Menurut informasi yang dihimpun, berikut adalah identitas mereka yang tewas dalam kerusuhan di Rutan Mako Brimob.

1. Bripda WY
2. Bripda SF
3. Ipda R
4. Bripka D
5. Briptu F
6. Beni Samsu Trisno alias Abu Ibrohim (napi teroris)

Beni Samsu Trisno alias Abu Ibrohim ditangkap di Pekanbaru pada 24 Oktober 2017. Ia ditangkap karena menjadi peserta latihan kelompok teroris JAD di Bukit Gema, Riau, latihan menembak di Jambi, serta turut merencanakan teror dengan menyerang kantor polisi di Pekanbaru.(*)