54 Bom Rakitan Diledakkan di Tempat Latihan Kodim Surabaya

foto internet

LONTAR.id – Tim Gegana dari Polda Jatim melakukan pemusnahan bom (disposal) dari hasil penggeledahan kediaman bomber Mapolrestabes Surabaya, Tri Murtiono (50), yang beralamat di Jalan Tambak Medokan Ayu Gang VI RT 08/RW 02 2-A, Rungkut, Surabaya.

Sebanyak 54 bom rakitan dimusnahkan di daerah Latihan Militer Kodim 0831 Surabaya Timur, Selasa (15/5) sore. Seorang polisi menggunakan megaphone dari kejauhan menhitung mundur saat hendak meledakkan puluhan bom rakitan tersebut.

Terdengar ledakan pada pukul 16.58 WIB. Saking besarnya suara ledakan itu membuat alarm mobil yang diparkirkan sekitar lokasi, berbunyi. Awak media, diinstruksikan mengambil jarak dengan radius sekitar 300 meter dari titik peledakan bom.

Bom rakitan yang dimusnahkan merupakan hasil temuan di tiga rumah pelaku teror. Barang bukti di rumah otak teror Surabaya, Dita Oeprianto, ditemukan tiga bom aktif, 15 rangkaian bom pipa, bahan peledak, serta busur dan senjata.

Sementara itu, di rumah pelaku bom Mapolrestabes Surabaya, Tri Murtiono ditemukan dua bom aktif, empat bom pipa, barang elektronik, detonator, dan peralatan lainnya.

Lalu dari Rusunawa Wonocolo, Sidoarjo, tempat bom bunuh diri Anton, ditemukan bom aktif, bahan dasar pembuatan peledak dengan jumlah besar. Frans menjelaskan kenapa Anton ditindak tegas lantaran ada bom aktif dengan detonator dipegang oleh pelaku.

Kapolrestabes Surabaya Kombes Rudi Setiawan memantau langsung jalannya proses pemusnahan bom rakitan. Dia menyebutkan, dari temuan di rumah Tri, didapatkan 27 kontainer plastik. Masing-masing kontainer terdapat dua set pipa yang siap meledak.

“Sehingga total 54 set bom pipa yang kami temukan dan kami musnahkan,” ujar Kombes Rudi.

Olah TKP di kediaman Tri dilakukan sejak pukul 11.10, kemudian hasil temuan beruma bom pipa langsung dilenyapkan di wilayah terpisah.(*/)