Buronan Kasus Korupsi Pasar Pa’baeng-baeng Ditangkap di Jakarta

ist

LONTAR.id – Taufhan Ansar Nur, terpidana kasus korupsi Pasar Pa’baeng-baeng Makassar yang sudah lama berstatus DPO akhirnya diringkus. Direktur PT Citratama Timurindo ini dieksekusi Tim Intel Kejaksaan Agung di salah satu hotel berbintang di Jakarta, Jumat (18/5/2018).

Penangkapan buronan kasus korupsi tersebut dibenarkan Jamintel Kejagung, Jan S Maringka. Ia mengatakan, yang bersangkutan dieksekusi di salah satu hotel mewah saat sedang berbuka puasa.

“Intel kejaksaan berhasil mengamankan DPO Taufhan Ansar Nur, Jumat (18/5) pukul 18.35 WIB di Hotal Shangri-la, Jakarta Pusat, usai buka puasa bersama,” ujar Jan S Maringka, dikutip detikcom.

Mantan Kepala Kejaksaan Tinggi (Kajati) Sulsel ini mengatakan, Taufhan merupakan terpidana korupsi proyek Pasar Pa’Baeng-baeng Makassar. Penangkapan itu seusai Putusan Mahkamah Agung Nomor 9K/Pid.Sus/2014.

“Taufhan Ansar Nur terpidana perkara tipikor pembangunan Pasar Pa’Baeng-Baeng yang bersumber dari DIPA Kantor Perindustrian Kota Makassar senilai Rp 12,5 Miliar,” ucap Jan.

Saat ini Kejari Makassar tengah berkoordinasi dengan pihak Kejaksaan Agung untuk pemulangan Taufhan ke Makassar. Jika tiba di Makassar, buronan tersebut langsung dijebloskan ke Lapas Klas 1A Makassar.

Taufhan sudah divonis dengan hukuman 4 tahun penjara dan denda Rp 200 juta subsider 6 bulan penjara. Taufhan merupakan buronan ke 108 yang terjaring operasi Tangkap Buronan (Tabur 31.1).

Taufhan Ansar Nur merupakan rekanan pada proyek pembangunan pasar Pa’baeng-baeng pada tahun 2009 dimana proyek tersebut dikerjakan dengan menggunakan anggaran APBN tahun 2009, pada DIPA Kantor Perindustrian Perdagangan Dan Penanaman Modal Kota Makasar sebesar Rp12.500.000.000.

“Dia dijatuhkan hukuman pidana penjara selama 4 tahun dan denda sebesar Rp 200 juta dengan ketentuan apabila tidak dibayar diganti dengan pidana kurungan selama 6 bulan,” tutur Jan.(*/)