MAKASSAR – Senat Universitas Negeri Makassar (UNM) mengambil keputusan menunda tahapan penyaringan calon rektor untuk periode 2027-2031. Sejatinya, pekan ini dijadwalkan penetapan tiga nama calon rektor yang akan diusulkan kepada Menteri Pendidikan Tinggi, Sains, dan Teknologi (Mendiktisaintek).
Ketua Senat UNM, Resekiani Mas Bakar, menjelaskan bahwa penundaan ini diambil setelah pihaknya menerima surat resmi dari Direktur Jenderal Pendidikan Tinggi Kemendiktisaintek. Alasan penundaan tersebut berkaitan dengan adanya sejumlah laporan yang masuk ke kementerian.
Menurut Resekiani, laporan-laporan tersebut memerlukan tindak lanjut dan klarifikasi lebih lanjut. Langkah ini diambil untuk memastikan seluruh proses pemilihan rektor berjalan dengan prinsip transparansi dan akuntabilitas. “Penundaan ini karena adanya laporan yang membutuhkan tindak lanjut dan klarifikasi, guna menjaga proses pemilihan yang transparan dan akuntabel,” ujar Resekiani saat dikonfirmasi, Senin (2/11/2026).
Ia menambahkan bahwa detail isi laporan tersebut belum diketahui secara pasti. Pihak Senat UNM terus menjalin komunikasi dengan kementerian dan akan menunggu instruksi selanjutnya terkait tahapan pemilihan. “Isi laporan belum diketahui secara pasti dan detail. Kami di Senat UNM senantiasa berkomunikasi dengan kementerian dan menunggu instruksi selanjutnya,” ungkapnya.
Sebelumnya, tujuh bakal calon rektor UNM periode 2027-2031 telah melalui proses pencabutan nomor urut. Acara yang berlangsung di Menara Pinisi UNM, Kota Makassar, Sulawesi Selatan pada Rabu (28/10/2026) itu telah menetapkan nomor urut bagi para kandidat.
Sesuai agenda awal, para bakal calon dijadwalkan memaparkan visi, misi, serta program kerja mereka pada tanggal 2 hingga 3 November 2026. Tahapan ini akan dilanjutkan dengan proses penilaian dan penetapan bakal calon rektor pada 4 November 2026.
Selanjutnya, tiga kandidat yang memperoleh suara terbanyak dari proses penyaringan senat dijadwalkan untuk diusulkan kepada Mendiktisaintek pada rentang waktu 9 hingga 10 November 2026. Rangkaian pemilihan ini kemudian direncanakan memasuki masa tenang mulai 11 November hingga 16 Desember 2026, sebelum pemilihan rektor bersama Mendiktisaintek dijadwalkan pada 17 Desember 2026.
Berikut adalah tujuh bakal calon Rektor UNM periode 2027-2031 berdasarkan nomor urut yang telah ditetapkan:
- Prof Sukardi Weda, Guru Besar Fakultas Bahasa dan Sastra UNM yang pernah menjabat sebagai Wakil Rektor III UNM.
- Prof Andi Aslinda, yang saat ini menjabat sebagai Wakil Rektor I UNM.
- Prof Eko Hadi Sujiono, Guru Besar Fisika Fakultas Matematika dan Ilmu Pengetahuan Alam (FMIPA) UNM. Ia pernah menjabat sebagai Pembantu Rektor IV periode 2012-2016.
- Prof Suwardi Annas, Dekan FMIPA UNM yang kini sedang menjalani periode kedua kepemimpinannya.
- Dr Arifin Manggau, Wakil Rektor Bidang Kemahasiswaan dan Alumni UNM.
- Prof Hasmyati, mantan Dekan Fakultas Ilmu Keolahragaan dan Kesehatan UNM selama dua periode.
- Prof Ismunandar, Guru Besar Kimia Institut Teknologi Bandung (ITB), yang merupakan satu-satunya bakal calon yang berasal dari luar lingkungan UNM.
Komentar